Pandean, 24 Mei 2026 – Muslimat NU Ranting Desa Pandean menyelenggarakan kegiatan Muslimatan Ranting di Gedung Serbaguna Desa Pandean pada Minggu (24/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota Muslimat NU, tokoh agama, serta masyarakat sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman keagamaan, dan memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, shalawat, serta doa bersama. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan yang menjadi agenda rutin Muslimat NU Ranting Desa Pandean.
Dalam kesempatan tersebut, para jamaah mengikuti tausiyah keagamaan yang mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperkuat akhlakul karimah, serta menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan sebagai nilai yang harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menjadi sarana pembinaan rohani, kegiatan Muslimatan Ranting juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi dalam menyusun dan mengevaluasi berbagai program keagamaan serta kegiatan sosial yang akan dilaksanakan oleh Muslimat NU Desa Pandean. Para anggota didorong untuk terus aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang mendukung pemberdayaan keluarga, pendidikan keagamaan, dan pembangunan karakter masyarakat.
Pemerintah Desa Pandean memberikan apresiasi atas konsistensi Muslimat NU dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran organisasi keagamaan seperti Muslimat NU dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai religius, menjaga keharmonisan sosial, serta mendukung terciptanya masyarakat yang rukun, damai, dan berakhlak mulia.
Melalui kegiatan Muslimatan Ranting ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung terwujudnya Desa Pandean yang religius, harmonis, dan sejahtera.